Radarposnusantara.id –
Penggunaan teknologi di era sekarang menjadikan salah satu faktor pengaruh peningkatan penjualan bagi para UMKM (Usaha Kecil Mikro dan Menengah). Berdasarkan data Statista Market Insights, jumlah pengguna e-commerce di Indonesia mencapai 178,94 juta orang pada 2022. Jumlahnya pun diproyeksikan mencapai 196,47 juta pengguna hingga akhir 2023.
Dari data tersebut dapat diartikan bahwa masyarakat Indonesia lebih menyukai berbelanja lewat platform digital dibandingkan berbelanja secara ofline ke toko yang tersedia. Melihat besarnya minat masyarakat pengguna e- commerce tentu menjadi peluang bagi para UMKM agar dapat memasukkan produk usahanya yang tentunya meningkatkan penjualan dari periode sebelumnya. Tak hanya itu, pemasaran yang dilakukan di media sosial tak kalah penting pengaruhnya terhadap penjualan.
Bagaimana tidak, Jumlah populasi negara Indonesia sebanyak 256,4 juta orang dan 130 juta orang atau sekitar 49 persen diantaranya merupakan pengguna aktif media sosial. Faktor-faktor yang telah disebutkan tadi membuat Tim Pengabdian Masyarakat UISI ingin membantu dalam peningkatan penjualan UMKM Dusun Shoberoh melalui sosialisasi digital marketing yang telah dipersiapkan sebelumnya
Pada Rabu(30/09/2023) pukul 10.00 Tim Pengabdian Masyarakat UISI mengadakan sosialisasi yang dilaksanakan di Balai Dusun Shoberoh. Kegiatan yang dilakukan diantaranya pemaparan materi singkat mengenai digitalisasi marketing, tips dan trik agar membuat konten pemasaran yang menarik, serta praktik dalam bagaimana memasukkan produk pada e-commerce. Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan, terutama saat saat dibuka sesi praktik seputar pembuatan video kreatif sebagai langkah awal pengenalan dunia digital marketing. Narasumber menjawab semua pertanyaan yang diajukan dibarengi dengan solusi yang dapat dilaksanakan untuk memecahkan masalah yang mereka hadapi.
Penyampaian materi dilakukan dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah difahami oleh peserta, sehingga pelatihan dan diskusi berjalan lancar dan mengena pada tujuan dan sasaran yang diinginkan. Sebagian besar peserta memberikan respon yang positif, terlihat dari beberapa komentar peserta yang menyatakan bahwa materi yang diberikan menambah wawasan dan pengetahuan tentang digitalisasi marketing. Secara umum dapat disimpulkan bahwa peserta pelatihan merespons secara positif pelatihan ini, meskipun ada kendala waktu pelaksanaannya yang cukup padat. (Red*/Praw).












