Radarposnusantara.id —
Desa Tambar merupakan Desa yang berlokasikan di Kecamatan Jogoroto , Kabupaten Jombang. Yang konon kakek buyutnya berasal dari Suku Madura.
Dibalik itu, nama Desa Tambar memiliki cerita tersendiri. Nama Desa Tambar berawal dari sebuah peristiwa heroik yang dialami oleh salah satu warga yang memiliki ilmu tingkat tinggi.
Kisah itu terjadi ketika ada seorang pengembara yang sedang bertanya pada salah satu warga setempat .
Pengembara tersebut merasa sakit hati karena merasa mendapatkan respon yang kurang baik.
” Ini Desa apa , tanya pengembara
” Desa matamu, Jawab warga.
Mendengar jawaban yang tidak enak di dengar telinga , spontan pengembara tadi naik pitam dan berusaha untuk membunuh warga setempat , alhasil sebaliknya , pengembara ini malah dihajar oleh warga setempat sampai terbunuh.
Entah datangnya dari mana
datanglah laki-laki misterius yang berjubah putih lalu menjilat darah yang berceceran sembari berteriak ,Tambar, Tambar, Tambar (artinya tidak berbau dan tidak ada rasanya).
Ringkas cerita, orang misterius yang berjubah putih itu menamai Desa tersebut dengan nama Desa Tambar hingga saat ini.
Masyarakat Desa Tambar sendiri sangat berpegang teguh dengan budaya yang di tinggalkan oleh nenek moyangnya (carok,red).Masyarakat Desa Tambar sangat menjaga kerukunan bahkan pada pendatang luar Desa Tambar.
Dari kisah yang tertera diatas perlu kita ambil hikmahnya dan perlu di teladani bahwa kita hidup perlu berdampingan satu sama lain.
Untuk itu , warga masyarakat Desa Tambar mengadakan doa bersama yang bertempat di Pendopo Balai Desa setempat , Rabu malam (24/6/2026) 10 Zulhijjah 1448 H
dengan harapan agar Desa Tambar terhindar dari malapetaka.
Abdul Rofiq ketua penyelenggara menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara peringatan hari jadi Desa Tambar.
” Saya ucapkan banyak- banyak terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan partisipasinya demi terwujudnya acara malam peringatan hari jadi Desa Tambar,atas jerih payah dan budi baik kalian semua, mendapatkan balasan yang setimpal ,, ucapnya
H. Irwan Rachmatulloh ( kades,red) Desa Tambar mengucapkan syukur alhamdulillah atas terselenggaranya kegiatan peringatan hari jadi Desa Tambar dengan sukses ,aman tanpa hambatan apapun.
” Atas nama Pemerintah Desa Tambar,Kami mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa sampai saat ini kami bersama masyarakat Desa Tambar masih di beri kesempatan untuk melaksanakan uri- uri tradisi leluhur,” ujarnya
Sholawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW yang telah membimbing kita ke jalan yang benar , yakni syari’at agama Islam dengan harapan mendapat safaatnya di hari kiamat.
H Irwan berharap,dengan terselenggaranya peringatan hari jadi Desa Tambar dan doa bersama warga masyarakat dapat mengambil hikmahnya.
” Saya berharap,warga masyarakat Desa Tambar dapat mengambil hikmahnya supaya menjadi orang yang berprilaku baik , berguna bagi Nusa dan Bangsa terutama di Desanya. Menjadikan Desa Tambar desa yang aman dan sejahtera , baldatun toyyibatun warobbun ghofur ,” tutupnya
Dari pantauan awak media Radarposnusantara.id di Pendopo Balai Desa , tahlil di pimpin oleh KH Mukhsin S,Pdi dan Doa oleh KH Syafi’i, dan acara berjalan lancar tanpa hambatan apapun.
Sementara yang hadir meliputi Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama ,Kepala Desa beserta perangkat, Babinsa,Babinkamtibmas ,Ketua BPD beserta anggota , Ketua Penyelenggara beserta anggota,
Tim Penggerak PKK , RT, RW ,Pemuda Pemudi Karang Taruna dan tamu undangan lainnya.
Dari rangkaian acara awal hingga akhir , pagi Khotmil Qur’an setiap musholla se Desa Tambar dan malam doa bersama , di harapkan dapat menjadikan Desa Tambar,gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo,rukun agawe santosa. (Red/ Tim)
Berita Terkait
*Polda Jatim Ziarah dan Tabur Bunga di TMP, Kenang Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80* SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November Surabaya dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara yang dipimpin oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Jatim dan anggota. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, ziarah dan tabur bunga menjadi tradisi yang sarat makna dalam setiap peringatan Hari Bhayangkara. Menurut Kombes Abast, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa meneladani semangat juang para pahlawan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. “Ziarah dan tabur bunga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang, menghormati, dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan,” ujar Kombes Abast. Kabid Hunas Polda Jatim juga menegaskan, semangat pengabdian, pengorbanan, serta loyalitas para Pahlawan akan menjadi teladan bagi Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Masih kata Kombes Abast, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Polda Jatim untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin meneguhkan komitmen Polri, khususnya Polda Jawa Timur, untuk terus hadir sebagai institusi yang Presisi, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Kombes Abast. Ziarah dan tabur bunga tersebut menjadi simbol penghargaan mendalam atas pengorbanan para pahlawan sekaligus pengingat bahwa nilai-nilai patriotisme dan pengabdian harus terus dijaga dan diwariskan kepada setiap generasi penerus, termasuk seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat. (*)
*Polda Jatim Ziarah dan Tabur Bunga di TMP, Kenang Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80* SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November Surabaya dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara yang dipimpin oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Jatim dan anggota. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, ziarah dan tabur bunga menjadi tradisi yang sarat makna dalam setiap peringatan Hari Bhayangkara. Menurut Kombes Abast, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa meneladani semangat juang para pahlawan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. “Ziarah dan tabur bunga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang, menghormati, dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan,” ujar Kombes Abast. Kabid Hunas Polda Jatim juga menegaskan, semangat pengabdian, pengorbanan, serta loyalitas para Pahlawan akan menjadi teladan bagi Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Masih kata Kombes Abast, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Polda Jatim untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin meneguhkan komitmen Polri, khususnya Polda Jawa Timur, untuk terus hadir sebagai institusi yang Presisi, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Kombes Abast. Ziarah dan tabur bunga tersebut menjadi simbol penghargaan mendalam atas pengorbanan para pahlawan sekaligus pengingat bahwa nilai-nilai patriotisme dan pengabdian harus terus dijaga dan diwariskan kepada setiap generasi penerus, termasuk seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat. (*)