Radarposnusantara.id —
Pelaksanaan karya bakti dari Koordinator 4 Wilayah Utara Brantas terdiri dari Koramil 06,07,08, dan 09 melaksanakan Kegiatan karya bakti dalam rangka HUT TNI ke-80 dengan sasaran Pembersihan Sungai Made, Pembagian sembako serta pengobatan gratis bagi warga yang kurang mampu ,
Kegiatan tersebut di laksanakan Jumat (12/9/2025) mulai pukul 07.00 WIB- selesai. bertempat di Desa Made , Kecamatan Kudu , Kabupaten Jombang. Pakaian Militer PDL TNI topi Rimba, dan untuk warga sipil menyesuaikan.
Adapun Peserta Karya Bakti personil dari TNI sebanyak 40 orang , terdiri dari Mako 06,07,08, dan 09 masing masing 10 orang, Camat Kudu Wiwik Eko Ratna ,S,STP , MM, Personal Dari Polsek Kudu (2) orang , Masyarakat Desa Made 20 orang , Puskesmas(3)
orang, jumlah seluruhnya(66) orang
Sebelum kegiatan di mulai
(1) Pukul 07,00-07,15 WIB : Apel pengecekan, oleh Danramil 09/Kudu
(2) Pukul 07.15-09.00 WIB, Karya bakti pembersihan Sungai dimulai, sasaran pembersihan sampah dan Pendalaman Sungai.
(3) Pukul 09.00 – 09.15 WIB karya bakti dinyatakan selesai,
(4) warga penerima Bansos di Pendopo Balai Desa Made
(5) Pukul 09.15-09.30 WIB Pengobatan gratis.
(6) Pukul 09.30-09.45 WIB, Ucapan selamat HUT TNI ke 80 dari warga : *Dirgahayu TNI ke 80, semoga TNI sukses dan tetap jaya.*
(7) Pukul 09.45-10.00 WIB pengecekan akhir.
(8) Pukul 10.00 WIB, Kegiatan karya bakti pembersihan Sungai, pembagian sembako dan pengobatan gratis selesai.
Adapun Persiapan alat kerja karya Bakti sbb : Mako 06/Ploso dan Mako 07/Kabuh membawa alat Sabit Lidi , dan untuk Mako 08/Plandaan dan 09/Kudu membawa cangkul.
Danramil Kudu Lettu Arm Mujianto ,
Menjelaskan , sasaran karya Bakti pembersihan Sungai berada di Kec. Kudu dikarenakan masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.
” Untuk itu kami adakan karya bakti TNI bersama rakyat untuk mengembalikan situasi aman dan nyaman ,” paparnya
” Lokasi Sungai Made yang berada di Saluran Sungai Marmoyo berfungsi untuk Pengairan Sawah Di Sekitar Desa Made sehingga perlu di jaga kebersihannya,” pungkasnya.
Di samping kepentingan kelancaran arus sungai, ditemukan warga kurang mampu di sekitar Desa Made sehingga sangat tepat untuk diberikan bantuan sembako untuk membantu meringankan beban kebutuhan pokok sehari- hari. (Red/Tim)












