Radarposnusantara.id — Polres Jombang Polda Jatim, Dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah selama bulan suci Ramadan, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K,. CPHR, memimpin langsung patroli Harkamtibmas Sepertiga Malam di wilayah Polsek Rayon Utara pada Minggu, (9/3/ 2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Patroli yang melibatkan jajaran personel dari berbagai satuan ini menyasar titik-titik strategis, seperti kawasan pemukiman, tempat ibadah, dan jalan yang sepi guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Selain patroli, dalam momen penuh keberkahan ini, Kapolres Jombang bersama anggota juga melaksanakan pembagian makan sahur kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk pengguna jalan. dan warga kurang mampu.
Setelah pembagian makan sahur, kegiatan dilanjutkan dengan sahur bersama masyarakat dan anggota kepolisian sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Usai santap sahur, Kapolres beserta jajaran melaksanakan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Darul Mufihin Desa Kebonagung Ploso Jombang.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Ardi Kurniawan menjadi imam sholat subuh dan menyampaikan kultum subuh serta pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat, mengajak mereka untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya, Kami mohon doa semoga Polres Jombang istiqomah senantiasa hadir dan memberikan manfaat kepada masyarakat Jombang dan kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjadi masyarakat yang baik dengan ikut serta dalam menjaga keamanan lingkungannya, menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum, seperti balap liar dan petasan yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Mari kita bersama jaga bulan Ramadan ini dengan penuh kedamaian dan keberkahan,” ujar Kapolres.
Beliau juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta memperkuat tali silaturahmi antara warga dan aparat keamanan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat, yang merasa lebih aman dan nyaman dengan kehadiran polisi di tengah-tengah mereka. Polres Jombang berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan penuh keberkahan di bulan suci Ramadhan. (seco)
Berita Terkait
*Pengamat Sosial: Meningkatnya Kepercayaan Publik Bukti Reformasi Polri Mulai Diakui Masyarakat* Jakarta – Hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencapai 82,4 persen mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan persepsi positif masyarakat terhadap institusi kepolisian. Pengamat sosial Hizkia Darmayana menilai kenaikan tingkat kepercayaan tersebut mencerminkan bahwa berbagai langkah pembenahan yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat. “Naiknya tingkat kepercayaan publik hingga 82,4 persen merupakan bukti bahwa masyarakat mulai merasakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri. Reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan profesionalisme anggota memberikan dampak positif terhadap persepsi publik,” ujar Hizkia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2026). Menurut Hizkia, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting bagi institusi penegak hukum dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, peningkatan kepercayaan tersebut harus dibarengi dengan komitmen untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan. Ia juga menilai hasil Survei Litbang Kompas menjadi bentuk apresiasi masyarakat terhadap proses transformasi yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut patut dijadikan penyemangat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. “Kepercayaan publik dibangun melalui kerja nyata dan harus terus dipertahankan. Dengan menjaga integritas, meningkatkan pelayanan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, Polri akan semakin memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik di masa mendatang,” katanya. Lebih lanjut, Hizkia menilai hasil survei yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen memperlihatkan semakin positifnya penilaian masyarakat terhadap kinerja institusi dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum. Peningkatan tersebut juga menjadi indikator bahwa upaya reformasi internal dan penguatan profesionalisme di tubuh Polri semakin memperoleh pengakuan dari publik.