Radarposnusantara.id — Polres Jombang Polda Jatim, Dalam rangka meningkatkan semangat, dedikasi, dan profesionalisme di lingkungan Polres Jombang, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, memberikan penghargaan kepada anggota yang telah menunjukkan prestasi dalam menjalankan tugas. Acara pemberian penghargaan ini berlangsung di lapangan Apel Polres Jombang yang dihadiri Wakapolres Jombang, Pejabat utama, serta personil Polres dan Polsek jajaran.
Dalam sambutannya, Kapolres Jombang menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada 24 anggota yang telah menunjukkan kinerja optimal mulai dari pengungkapan kasus Pembunuhan di Kabuh, peran aktif dalam pembuatan berita positif polisi serta sinergitas menjalin kemitraan dengan awak media online, cetak dan televisi dan Pelayanan prima kepada masyarakat..
“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi seluruh anggota Polres Jombang untuk terus berprestasi, bekerja dengan hati, serta mengedepankan integritas dan profesionalisme dalam setiap tugas yang diemban,” ujar AKBP Ardi.
Lebih lanjut, Kapolres menambahkan, “Saya bangga dengan dedikasi dan kerja keras rekan-rekan semua. Keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa disiplin, kerja keras, dan loyalitas akan selalu membuahkan hasil. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, karena tantangan ke depan akan semakin kompleks.” Lanjutnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi contoh positif bagi anggota lainnya, bahwa kerja keras, dedikasi, dan loyalitas tidak akan pernah luput dari perhatian pimpinan. Ia berpesan agar seluruh anggota terus meningkatkan kinerja, menjaga soliditas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman dalam bertugas.
“Saya harap seluruh anggota Polres Jombang menjadikan momen ini sebagai inspirasi untuk terus berkontribusi positif, tidak hanya dalam tugas operasional tetapi juga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Mari buktikan bahwa Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dengan ikhlas,” pungkasnya. (seco)
Berita Terkait
*Pengamat Sosial: Meningkatnya Kepercayaan Publik Bukti Reformasi Polri Mulai Diakui Masyarakat* Jakarta – Hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencapai 82,4 persen mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan persepsi positif masyarakat terhadap institusi kepolisian. Pengamat sosial Hizkia Darmayana menilai kenaikan tingkat kepercayaan tersebut mencerminkan bahwa berbagai langkah pembenahan yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat. “Naiknya tingkat kepercayaan publik hingga 82,4 persen merupakan bukti bahwa masyarakat mulai merasakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri. Reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan profesionalisme anggota memberikan dampak positif terhadap persepsi publik,” ujar Hizkia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2026). Menurut Hizkia, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting bagi institusi penegak hukum dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, peningkatan kepercayaan tersebut harus dibarengi dengan komitmen untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan. Ia juga menilai hasil Survei Litbang Kompas menjadi bentuk apresiasi masyarakat terhadap proses transformasi yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut patut dijadikan penyemangat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. “Kepercayaan publik dibangun melalui kerja nyata dan harus terus dipertahankan. Dengan menjaga integritas, meningkatkan pelayanan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, Polri akan semakin memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik di masa mendatang,” katanya. Lebih lanjut, Hizkia menilai hasil survei yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen memperlihatkan semakin positifnya penilaian masyarakat terhadap kinerja institusi dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum. Peningkatan tersebut juga menjadi indikator bahwa upaya reformasi internal dan penguatan profesionalisme di tubuh Polri semakin memperoleh pengakuan dari publik.