Humas RSUD Jombang Menyapa Dalam Rangka Penanganan Pencegahan Terjadinya Kebakaran.

Radarposnusantara.id
Untuk penanganan dan pencegahan terjadinya kebakaran di lingkup RSUD Kabupaten Jombang, perlu adanya kesiapsiagaan karyawan rumah sakit. Seperti, diadakannya pelatihan dan simulasi kebakaran setiap satu tahun sekali atau sesuai kebutuhan. Hal tersebut penting dilaksanakan karena risiko terbesar di rumah sakit adalah kebakaran. Senin (29/4/2025).

Menurut staf Unit K3 Fahma Hakiki S,ST, kebakaran adalah peristiwa terbentuknya api yang tidak dikehendaki dan tidak diinginkan yang bisa menimbulkan kerugian baik secara material dan non material, seperti kerugian properti maupun korban jiwa.

Salah satu risiko penyebab terjadinya kebakaran di rumah sakit adalah penggunaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) seperti alkohol, bahan pembersih dan lain sebagainya. Selain risiko tersebut, terdapat risiko yang lainnya seperti proses memasak di dapur atau perbaikan di bengkel yang dilakukan oleh Instalasi Pemeliharaan Sarana, serta penggunaan alat-alat medis, jelasnya.

Ia menambahkan untuk pencegahan yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pengawasan terhadap penggunaan B3, adanya aturan terkait larangan merokok di area rumah sakit, penyediaan sarana pencegahan kebakaran dan adanya pelatihan serta simulasi tanggap darurat kebakaran setiap satu tahun sekali atau sesuai dengan kebutuhan.

Terdapat kode khusus ketika terjadinya kebakaran yaitu code red. Diharapkan dengan adanya kode tersebut, pasien, pengunjung dan tamu di rumah sakit tidak panik ketika terjadi kebakaran.
(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *