Breaking News
*Presiden KSPI Said Iqbal Apresiasi Peran Polri, Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80* *Kapolda Jatim Cup E-Sport 2026 Diikuti 3.665 Gamer, Polda Jawa Timur Dorong Prestasi dan Edukasi Ruang Digital* *Prof. Adrianus Meliala: Survei Litbang Kompas Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepolisian* *Kanit Binmas Polsek Kudu Monitoring Tanaman Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional* *Pengamat Sosial: Meningkatnya Kepercayaan Publik Bukti Reformasi Polri Mulai Diakui Masyarakat* Jakarta – Hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencapai 82,4 persen mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan persepsi positif masyarakat terhadap institusi kepolisian. Pengamat sosial Hizkia Darmayana menilai kenaikan tingkat kepercayaan tersebut mencerminkan bahwa berbagai langkah pembenahan yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat. “Naiknya tingkat kepercayaan publik hingga 82,4 persen merupakan bukti bahwa masyarakat mulai merasakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri. Reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan profesionalisme anggota memberikan dampak positif terhadap persepsi publik,” ujar Hizkia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2026). Menurut Hizkia, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting bagi institusi penegak hukum dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, peningkatan kepercayaan tersebut harus dibarengi dengan komitmen untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan. Ia juga menilai hasil Survei Litbang Kompas menjadi bentuk apresiasi masyarakat terhadap proses transformasi yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut patut dijadikan penyemangat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. “Kepercayaan publik dibangun melalui kerja nyata dan harus terus dipertahankan. Dengan menjaga integritas, meningkatkan pelayanan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, Polri akan semakin memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik di masa mendatang,” katanya. Lebih lanjut, Hizkia menilai hasil survei yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen memperlihatkan semakin positifnya penilaian masyarakat terhadap kinerja institusi dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum. Peningkatan tersebut juga menjadi indikator bahwa upaya reformasi internal dan penguatan profesionalisme di tubuh Polri semakin memperoleh pengakuan dari publik.

*Camat Winongan Apresiasi Polres Pasuruan Aktif Gelorakan Swasembada Pangan*

Radarposnusantara.id — Polres Jombang Polda Jatim, Polres Pasuruan Polda Jatim terus menggelorakan swasembada pangan demi terwujudnya ketahanan pangan nasional.

Hal itu dilaksanakan oleh Polres Pasuruan Polda Jatim dalam rangka turut melaksanakan program Asta cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Selain mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong dengan menanam tanaman pangan, Polres Pasuruan Polda Jatim juga mengajak masyarakat membudidayakan ikan air tawar.

Hal itu seperti dilakukan oleh Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan S.I.K. saat kunjungan kerja (Kunker) ke kecamatan Winongan, Jum’at (07/02/25).

Pada Kunker dalam menjaga soliditas bersama warga, stekholder, serta Forkopimca Winongan itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan selain mengajak warga memelihara Kamtibmas juga mengajak mewujudkan program ketahanan pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Pada kegiatan tersebut, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli menabur bibit ikan Lele, dilanjutkan dengan semprot dan pemupukan padi.

Camat Winongan M. Ghanis Subintang menyampaikan rasa syukurnya, karena Kapolres Pasuruan yang aktif mendukung program ketahanan pangan.

“Terimakasih dan apresiasi kepada Polres Pasuruan yang telah mendukung program ketahanan pangan,” ujar Ghanis.

Ia mengatakan, Kecamatan Winongan memilki 18 Desa dan potensi terbesar di wilayah kecamatan Winongan adalah sumber air.

Oleh karena sangat cocok jika budidaya ikan air tawar digalakkan di wilayah tersebut.

Sementara itu Kepala Desa Winongan Lor, Kosip Riyanto juga meminta Polres Pasuruan turut memberikan pendampingan bagi desa dalam mengawal realisasi 20% Dana Desa untuk ketahanan pangan.

Menanggapi usul saran masyarakat dan pejabat setempat, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli menegaskan bahwa kerjasama semua pihak adalah kebutuhan.

“Kami percaya bahwa kerja sama semua pihak sangat membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah termasuk dalam hal terwujudnya program pemerintah,” terang AKBP Dani.

Tentang Dana Desa, Kapolres Pasuruan menilai perlu penyesuaian aplikasi 20% dana desa dengan potensi yang ada.

“Untuk penggunaan Dana Desa sebesar 20% untuk ketahanan pangan mungkin perlu dilihat komoditi yang ada di desa tersebut, sehingga nantinya program dapat tercapai dengan lebih mudah,” pungkasnya.

Turut serta dalam kunjungan ini, Wakapolres Pasuruan, Kompol Hari Aziz bersama para PJU Polres Pasuruan Polda Jatim dan Kapolsek Winongan, AKP Rudi Santosa serta Danramil Winongan,Kapten Kav.Harnoch.

Kegiatan diikuti oleh Kepala Kantor Camat Winongan, M. Ghanis Subintang S.Tp. M.Si, para Kepala Desa se – Kecamatan Winongan, Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Kec. Winongan, M. Khoiri S.Pt,Kepala Puskesmas Winongan,Dr. Talifia Latif serta Ketua MWCNU Kec. Winongan, M. Hufron, Ketua MUI Kec. Winongan, Muh. Ainul Yakin Al Fatik. (seco)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *