Radarposnusantara.id – Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan kegiatan pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menguatkan pelayanan kesehatan di wilayah masyarakat Desa/Kelurahan.
Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) bertujuan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan dapat dengan mudah menuju ke lokasi.
Puskesmas Megaluh menggelar pelayanan posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Posyandu Pos 2 Dusun Paras Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang. Pelaksanaan posyandu ILP ini juga dilaksanakan secara serentak di wilayah kerja Puskesmas Megaluh terutama di dusun Paras Desa Turipinggir Kec. Megaluh
Kepala Puskesmas Megaluh dr. Fitriyah menerangkan, ILP merupakan transformasi sistem kesehatan nasional terkait pelayanan kesehatan, khususnya kesehatan primer yang semakin terintegrasi. Dimana transformasi layanan primer ini memiliki focus untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan melakukan peningkatan dan penguatan promosi Kesehatan serta pencegahan penyakit bagi sasaran siklus kehidupan, usia 0 bulan hingga lanjut usia mulai dari bayi, balita, ibu hamil, remaja, dewasa dan lansia, serta memperkuat pemantauan wilayah setempat.
“Pelayanan ILP ini merupakan penggabungan antara layanan posyandu balita, remaja, lansia dan posbindu. Dimana ke depannya pelaksanaannya akan menjadi satu kegiatan yang sama yang disebut posyandu ILP atau posyandu seluruh siklus hidup. Dengan harapan dapat mendekatkan layanan kesehatan dan skrining kesehatan sedini mungkin” tutur dr. Fitriyah kepada awak media PERSADAPOSNEWS. ID Rabu (9/10/2024)
Lanjut dia meskipun Puskesmas Megaluh belum menerapkan Integrasi Layanan Primer secara keseluruhan, akan tetapi dari posyandu di wilayah kerja Puskesmas Megaluh yang ada 44 posyandu diantaranya telah melaksanakan program posyandu ILP ada 5 posyandu yaitu 3 di desa Turipinggir, 1 Posyandu di desa Balunggemek dan 1 di Posyandu Desa Sumberagung.
Dalam program posyandu ILP ini petugas Puskesmas dan kader posyandu melakukan pengecekan kesehatan dengan sasaran seluruh siklus hidup. Dan pelaksanaan ILP di Pos 2 Dusun Paras, Desa Turipinggir, kecamatan Megaluh, Jombang, merupakan yang ketiga kali dilaksanakan. Sebelumnya telah dilaksanakan di Posyandu Dusun Paras, Desa Turipinggir. Dan akan diikuti oleh posyandu lainnya.
Demi mendukung pelaksanaan Posyandu ILP berjalan lancar, kader dibekali dengan kompetensi dasar, untuk kader posyandu berjumlah 25 (dua puluh lima) kompetensi yang terbagi sesuai dengan siklus hidup, yaitu: ibu hamil, nifas, dan menyusui; bayi dan balita; usia sekolah dan remaja; usia produktif dan lanjut usia, serta kompetensi pengelolaan posyandu.
Jika dahulu posyandu mempunyai 5 meja sebagai kegiatan saat hari buka, Integrasi Layanan Primer di posyandu saat ini berubah menjadi 5 langkah, yaitu: pendaftaran, penimbangan dan pengukuran, pencatatan dan pemeriksaan, pelayanan kesehatan dan penyuluhan. Dan ada tambahan kegiatan saat diluar hari buka posyandu berupa adanya kunjungan rumah dan koordinasi dengan pustu setempat.
“Setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi kepada kader dan lintas sektor, kali ini kami langsung uji coba pelaksanaan ILP di posyandu yang memang sudah siap. Selanjutnya diharapkan posyandu yang sudah melaksanakan ILP dapat mendukung serta membantu dalam pelaksanaan posyandu ILP di dusun lainnya. “ jelas dr. Fitriyah.
“Perlu diketahui, pelaksanaana posyandu ILP di Posyandu Pos 2 Dusun Paras Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, dihadiri oleh pihak desa, puskesmas Megaluh serta kader yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan posyandu ILP. Kegiatan dimulai pukul 08.00 – 11.30 WIB dan berjalan dengan lancar karena warga sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini pungkasnya. (seco).












