Radarposnusantara.id —
Peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1448 H / 2026 M sekali gus peringatan hari jadi Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto,Kabupaten Jombang , bertempat di Cungkup makam umum Dusun Tambar Utara , Selasa (16/6/2026) Sore , dengan tema ” Guyub Rukun Agawe Santosa. ”
Acara tersebut di hadiri oleh penceramah agama Ustadz KH Furqon Wahyuningrat, Dari Jatirejo,Diwek ,Jombang , Kepala Desa Beserta Perangkat , Tokoh Agama ,Tokoh Masyarakat , Pemuda Karang Taruna dan warga masyarakat sekitarnya.
Nampak antusias warga memadati tempat duduk yang sudah di sediakan oleh panitia sekitar 500 orang guna mendengarkan tausiyah dari penceramah agama.
Sementara itu , Abdul Rofiq ketua penyelenggara menyampaikan bahwa sebenarnya kegiatan suroan seperti hari ini sudah di peringati secara diam- diam oleh sebagian warga Desa Tambar
” Setau saya kegiatan seperti ini sudah lama di peringati oleh sebagian orang. Namun kali ini peringatan tahun baru Islam 1 Muharram (suroan,red)1448 H /2026 M sekaligus peringatan hari jadi Desa Tambar di gelar secara terbuka karena fasilitas tempat sudah di persiapkan ,” ujarnya
Abdul Rofiq menambahkan bahwa momentum yang sakral ini sudah menjadi tradisi turun temurun
” Tradisi suroan merupakan tradisi dari nenek moyang . Sebagai generasi penerus wajib uri- uri dan melestarikan peringatan hari jadi Desa Tambar tercinta ini supaya tradisi ini tidak akan sirna tergilas oleh perubahan zaman ,” ucapnya
Ustadz KH Furqon Wahyuningrat dalam ceramahnya menyampaikan bahwa hidup perlu persiapan untuk bekal mati termasuk menjadikan anak kita sholeh sholikhah.
” Di hadapan Tuhan-Nya , manusia itu sama tidak pandang itu miskin atau kaya, yang dapat membedakan hanyalah amal ibadah yang di perbuat semasa hidup di dunia,, ungkapnya.
Anak Sholeh merupakan harapan kita kelak di alam baka ,karena doa anak Sholeh dapat meringankan siksa kubur orang tuanya.
” Perlu di ingat kita sebagai orang tua harus pandai memilih dan menempatkan anak-anak kita , misal di Pondok Pesantren atau tempat pendidikan Al Qur’an agar kelak dapat mendoakan orang tua di alam kubur,,pungkas Ustadz.
Sementara itu, pantauan awak media Radarposnusantara.id di lokasi cungkup makam umum Tambar Utara acara berjalan lancar tanpa hambatan apapun.
Di harapkan kegiatan uri- uri tradisi peringatan tahun baru Islam 1 Muharram (suroan,red) dan peringatan hari jadi Desa Tambar dapat di lestarikan menjadi agenda setiap setahun sekali. (Red/Tim)












