Radarposnusantara.id — Polres Jombang Polda Jatim, Ratusan warga memadati Gedung Cinde Wilis di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Senin (1/9).
Mereka antusias mengikuti kegiatan Pasar Murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Forkopimda Malang bersama Polres Malang, Polda Jawa Timur.
Warga bisa mendapatkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) Perum Bulog, kemasan 5 kilogram seharga Rp55 ribu per sak.
Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P. S., menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata sinergi pemerintah daerah bersama Polri.
Ia menyebut pasar murah semacam ini sangat ditunggu masyarakat.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan Pasar Murah dalam rangka program Bulog, yaitu Gerakan Pangan Murah. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan dapat membantu masyarakat Kabupaten Malang,” kata AKBP Danang, Senin (1/9).
AKBP Danang menambahkan, kehadiran Polres Malang Polda Jatim bukan hanya soal keamanan, tapi juga bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Ia berharap harga beras yang terjangkau bisa menjadi solusi nyata bagi kebutuhan warga sehari-hari.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat membeli beras dengan harga yang terjangkau. Inilah wujud kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya melalui peran Polri dalam mendukung program stabilisasi pangan,” ujarnya.
Menurut AKBP Danang, kegiatan pasar murah ini juga sejalan dengan upaya menjaga kondusivitas wilayah.
Dengan harga pangan yang terkendali, ia yakin beban masyarakat bisa berkurang sehingga situasi sosial tetap terjaga.
Menurutnya,jika kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dengan baik, maka stabilitas sosial juga akan ikut terjaga.
“Polres Malang berkomitmen mendukung penuh program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga,” tegasnya.
Selain Kapolres Malang, hadir pula Bupati Malang HM Sanusi, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Inf Danu Prasetyo, Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, Wakil Bupati Lathifah Shohib, serta jajaran Forkopimda lainnya.
Bupati Malang Sanusi dalam sambutannya berharap stok beras Bulog selalu melimpah agar kebutuhan masyarakat dapat terjangkau.
“Semoga stok Bulog melimpah sehingga dapat meringankan masyarakat Kabupaten Malang. Kita sebagai masyarakat Malang harus selalu bersatu, dan semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan,” kata Sanusi.
Forkopimda Malang kemudian secara simbolis menyerahkan paket beras murah kepada warga sebelum pasar resmi dibuka.
Usai penyerahan, warga Pakisaji dan sekitarnya langsung menyerbu stan penjualan untuk mendapatkan beras murah.
Tak hanya di Pakisaji, program GPM hari ini juga digelar serentak di 10 titik, di antaranya Polres Malang, Satpolairud, Polsek Gondanglegi, Polsek Wajak, dan Polsek Lawang.
Jumlah total beras SPHP yang didistribusikan di seluruh titik pada hari ini mencapai 43 ton. (seco)
Berita Terkait
*Polda Jatim Ziarah dan Tabur Bunga di TMP, Kenang Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80* SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November Surabaya dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara yang dipimpin oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Jatim dan anggota. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, ziarah dan tabur bunga menjadi tradisi yang sarat makna dalam setiap peringatan Hari Bhayangkara. Menurut Kombes Abast, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa meneladani semangat juang para pahlawan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. “Ziarah dan tabur bunga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang, menghormati, dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan,” ujar Kombes Abast. Kabid Hunas Polda Jatim juga menegaskan, semangat pengabdian, pengorbanan, serta loyalitas para Pahlawan akan menjadi teladan bagi Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Masih kata Kombes Abast, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Polda Jatim untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin meneguhkan komitmen Polri, khususnya Polda Jawa Timur, untuk terus hadir sebagai institusi yang Presisi, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Kombes Abast. Ziarah dan tabur bunga tersebut menjadi simbol penghargaan mendalam atas pengorbanan para pahlawan sekaligus pengingat bahwa nilai-nilai patriotisme dan pengabdian harus terus dijaga dan diwariskan kepada setiap generasi penerus, termasuk seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat. (*)
*Polda Jatim Ziarah dan Tabur Bunga di TMP, Kenang Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80* SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November Surabaya dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara yang dipimpin oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Jatim dan anggota. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, ziarah dan tabur bunga menjadi tradisi yang sarat makna dalam setiap peringatan Hari Bhayangkara. Menurut Kombes Abast, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa meneladani semangat juang para pahlawan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. “Ziarah dan tabur bunga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang, menghormati, dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan,” ujar Kombes Abast. Kabid Hunas Polda Jatim juga menegaskan, semangat pengabdian, pengorbanan, serta loyalitas para Pahlawan akan menjadi teladan bagi Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Masih kata Kombes Abast, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Polda Jatim untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin meneguhkan komitmen Polri, khususnya Polda Jawa Timur, untuk terus hadir sebagai institusi yang Presisi, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Kombes Abast. Ziarah dan tabur bunga tersebut menjadi simbol penghargaan mendalam atas pengorbanan para pahlawan sekaligus pengingat bahwa nilai-nilai patriotisme dan pengabdian harus terus dijaga dan diwariskan kepada setiap generasi penerus, termasuk seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat. (*)