Breaking News
*Polda Jatim Ziarah dan Tabur Bunga di TMP, Kenang Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80* *Polda Jatim Ziarah dan Tabur Bunga di TMP, Kenang Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80* SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November Surabaya dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara yang dipimpin oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Jatim dan anggota. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, ziarah dan tabur bunga menjadi tradisi yang sarat makna dalam setiap peringatan Hari Bhayangkara. Menurut Kombes Abast, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa meneladani semangat juang para pahlawan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. “Ziarah dan tabur bunga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang, menghormati, dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan,” ujar Kombes Abast. Kabid Hunas Polda Jatim juga menegaskan, semangat pengabdian, pengorbanan, serta loyalitas para Pahlawan akan menjadi teladan bagi Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Masih kata Kombes Abast, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Polda Jatim untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin meneguhkan komitmen Polri, khususnya Polda Jawa Timur, untuk terus hadir sebagai institusi yang Presisi, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Kombes Abast. Ziarah dan tabur bunga tersebut menjadi simbol penghargaan mendalam atas pengorbanan para pahlawan sekaligus pengingat bahwa nilai-nilai patriotisme dan pengabdian harus terus dijaga dan diwariskan kepada setiap generasi penerus, termasuk seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat. (*) *Polda Jatim Ziarah dan Tabur Bunga di TMP, Kenang Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80* SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November Surabaya dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara yang dipimpin oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Jatim dan anggota. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, ziarah dan tabur bunga menjadi tradisi yang sarat makna dalam setiap peringatan Hari Bhayangkara. Menurut Kombes Abast, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa meneladani semangat juang para pahlawan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. “Ziarah dan tabur bunga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang, menghormati, dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan,” ujar Kombes Abast. Kabid Hunas Polda Jatim juga menegaskan, semangat pengabdian, pengorbanan, serta loyalitas para Pahlawan akan menjadi teladan bagi Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Masih kata Kombes Abast, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Polda Jatim untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin meneguhkan komitmen Polri, khususnya Polda Jawa Timur, untuk terus hadir sebagai institusi yang Presisi, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Kombes Abast. Ziarah dan tabur bunga tersebut menjadi simbol penghargaan mendalam atas pengorbanan para pahlawan sekaligus pengingat bahwa nilai-nilai patriotisme dan pengabdian harus terus dijaga dan diwariskan kepada setiap generasi penerus, termasuk seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat. (*) *Polres Sumenep Resmikan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni, Wujud Kepedulian Polri di Hari Bhayangkara Ke-80* *Respon Cepat Laporan Warga, Polresta Sidoarjo Bongkar Lokasi Diduga Sabung Ayam*

Doa Bersama Lintas Agama di Pendopo, Abah Warsubi Ajak Seluruh Elemen Jaga Kondusivitas Jombang

Radarposnusantara.id — Keamanan dan kenyamanan masyarakat Jombang menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang. Guna menjaga situasi tetap kondusif, Bupati Jombang Warsubi S.H.,M.Si., memimpin acara Malam Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (1/9/2025).

Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Kepala OPD, para kyai, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, ketua organisasi masyarakat, ketua perguruan silat, tokoh pemuda, mahasiswa, asosiasi pekerja/buruh, hingga komunitas ojek online.

Doa lintas agama dipimpin langsung oleh para pemuka agama Konghucu, Hindu, Budha
Katolik, Kristen dan Islam.

Bupati yang akrab disapa Abah Warsubi menekankan bahwa doa bersama ini merupakan bagian dari ikhtiar menjaga Jombang agar tetap aman, tenteram, dan damai.

“Doa memiliki kekuatan besar untuk menyatukan hati umat, serta menguatkan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan. Karena bangsa ini tidak hanya dibangun dengan kerja keras, tetapi juga dengan doa dan tawakal kepada Allah SWT. Doa juga merupakan senjata paling ampuh untuk memohon perlindungan dari segala keburukan, dan menghadirkan ketenangan di tengah berbagai persoalan yang kita hadapi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abah Warsubi berharap agar situasi di Kabupaten Jombang senantiasa kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.

“Harapan kita bersama, semoga situasi di Kabupaten Jombang tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang. Anak-anak bisa sekolah, para pedagang bisa berjualan, para pekerja bisa berangkat ke kantor, dan roda kehidupan berjalan sebagaimana mestinya. Alhamdulillah, hingga saat ini Jombang tetap guyub, rukun, adem ayem. Dan harapannya, bisa seperti ini terus ke depannya. Semua itu tentu berkat kerja sama dan komitmen seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Orang nomor satu di Jombang ini juga menyampaikan apresiasi kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, ormas, hingga seluruh warga yang ikut menjaga ketertiban dan kedamaian di Jombang. Ia menegaskan, Pemkab Jombang selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat.

“Silahkan disampaikan aspirasi dengan baik, dengan hati yang tenang, dengan pikiran yang jernih. Mari kita duduk bersama, berdialog, dan menjaga agar perbedaan pandangan tidak membuat kita terpecah. Jangan mudah terprovokasi, jangan pula memprovokasi. Kita tunjukkan bahwa masyarakat Jombang adalah masyarakat yang menjunjung tinggi persaudaraan, toleransi, serta kebersamaan,” tegasnya.

Abah Warsubi pun mengajak seluruh pihak untuk bersatu padu dan bergotong royong menjaga persatuan dan kesatuan.

“Pada kesempatan yang baik ini, mari kita panjatkan doa bersama, mudah-mudahan negeri kita, khususnya Kabupaten Jombang, mendapat limpahan berkah dari Allah SWT, dijauhkan dari segala bencana dan perpecahan, serta senantiasa aman, damai, makmur, dan tenteram. Semoga Allah SWT selalu meridhoi langkah kita, menjaga negeri ini, dan menguatkan kita dalam membangun Jombang yang lebih baik, lebih sejahtera, dan penuh keberkahan,” pungkas Abah Warsubi. (seco)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *