Breaking News
*Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80* *Polda Jatim Ungkap 3.157 Kasus Narkoba Semester I Tahun 2026, Selamatkan 2,79 Juta Jiwa dari Bahaya Narkotika* Menghormati Jasa, Melanjutkan Pengabdian: Wakapolri Pimpin Ziarah Nasional Menjelang Hari Bhayangkara ke-80 *Polda Jatim Ziarah dan Tabur Bunga di TMP, Kenang Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80* *Polda Jatim Ziarah dan Tabur Bunga di TMP, Kenang Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80* SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November Surabaya dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara yang dipimpin oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Jatim dan anggota. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, ziarah dan tabur bunga menjadi tradisi yang sarat makna dalam setiap peringatan Hari Bhayangkara. Menurut Kombes Abast, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa meneladani semangat juang para pahlawan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. “Ziarah dan tabur bunga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang, menghormati, dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan,” ujar Kombes Abast. Kabid Hunas Polda Jatim juga menegaskan, semangat pengabdian, pengorbanan, serta loyalitas para Pahlawan akan menjadi teladan bagi Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Masih kata Kombes Abast, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Polda Jatim untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin meneguhkan komitmen Polri, khususnya Polda Jawa Timur, untuk terus hadir sebagai institusi yang Presisi, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Kombes Abast. Ziarah dan tabur bunga tersebut menjadi simbol penghargaan mendalam atas pengorbanan para pahlawan sekaligus pengingat bahwa nilai-nilai patriotisme dan pengabdian harus terus dijaga dan diwariskan kepada setiap generasi penerus, termasuk seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat. (*)

Polres Jombang Bersama Ratusan Driver Ojol Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama Untuk Affan Kurniawan*

Radarposnusantara.id — Polres Jombang Polda Jatim, Polres Jombang bersama komunitas ojek online (ojol) Jombang menggelar salat gaib dan Doa bersama untuk Affan Kurniawan driver ojol asal Palmerah, Jakarta Barat bertempat di lapangan Mapolres Jombang, Jum’at (29/8/2025).

Salat Gaib dan Doa Bersama dipimpin oleh KH Nur Hadi, atau yang lebih dikenal “Mbah Bolong” Pengasuh Ponpes Falahul Muhibbin Desa Watugaluh Kec. Diwek Jombang. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Jombang, beserta seluruh Pejabat Utama Polres Jombang, Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid (Gus Salman), Dansat Radar 222 Kabuh, Kasdim 0814 Jombang, Kyai M. Hafidz serta ratusan driver ojek online

Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan solidaritas terhadap korban serta keluarganya.

“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas kejadian tersebut. Salat gaib ini adalah bentuk doa dan dukungan moril kami untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan,” ujar AKBP Ardi Kurniawan di sela kegiatan.

Ia juga berharap insiden tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali, serta menegaskan komitmen Polres Jombang dalam menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pengemudi ojol.

Di lokasi sama, Wakil Bupati Jombang, KH. Salmanudin Yazid, pihaknya juga menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya. Dan menyebut Affan sebagai seorang pejuang baik dalam pejuang keluarga dan bagi warga indonesia.

“Saya yakin Mas Affan husnul khotimah, karena meninggal saat berjuang bagi keluarga,” Tandas Gus Salman.

Ratusan ojol yang hadir tampak terharu dengan inisiatif dari pihak kepolisian. Acara salat gaib ini bukan hanya menjadi simbol duka, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara komunitas ojol dan aparat kepolisian di Jombang. (seco)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *