Radarposnusantara.id —
Pepatah mengatakan ” Barang siapa yang suka menanam kebaikan , pasti akan manuai kebaikan dan kemaslakhatan ”
Untuk itu , keluarga besar H Warsubi SH Msi dan H Agung Wicaksono membagikan zakat untuk abang tukang becak ,Sabtu (15/3/2025) bertempat di kediaman H Warsubi SH Msi , Dsn Bulak ,Desa Mojokrapak , Kecamatan Tembelang ,Kabupaten Jombang .mulai pukul 07,00 WIB – Selesai
Hal semacam itu merupakan bentuk komitmen H Warsubi SH Msi kepada warga yang kurang mampu , kali ini yang di preoritaskan khusus abang tukang becak se wilayah Kabupaten Jombang
Adapun Shodaqoh yang di bagikan
Yakni beras 5 kg dengan uang saku dengan syarat membawa foto copy KTP/KTP asli, serta membawa becak sendiri dan bukan warga Desa Mojokrapak
Ratusan abang tukang becak nampak hadir memadati halaman rumah H Warsubi SH Msi , bahkan
hari jum’at malam (14/3/2025)
para abang tukang becak mulai berdatangan. Kedatangan abang tukang becak lebih awal bertujuan agar menunggu antrian tidak terlalu lama
H Warsubi SH Msi menyampaikan , Kami merasa terpanggil untuk berbagi kepada warga yang kurang mampu .Dan semua itu merupakan bentuk komitmen kami terhadap warga yang membutuhkan .Setidaknya dapat membantu mensejahterakan warga masyarakat Kabupaten Jombang
karena kami merasa bahwa sesama manusia itu wajib tolong menolong ,, ujarnya
” Walaupun pemberian kami tidak seberapa nilainya, tapi setidaknya bisa untuk bertahan hidup . Gunakan bantuan dari kami sebagai mana mestinya, minimal untuk menopang kebutuhan pokok sehari -hari agar lebih bermanfaat untuk keluarga,, harapnya
Dan tak lupa kami ucapkan terima kasih atas partisipasi dan kehadiran para abang tukang becak semoga bantuan kami bermanfaat untuk kita semua ,, pungkasnya
Di tempat yang sama , Sami’an (abang tukang becak,red ) warga Dsn Beji , Desa Sawiji ,Kecamatan Jogoroto mengucapkan terima kasih dan sekaligus mengapresiasi gelar acara berbagi zakat keluarga yang di prakarsai oleh Bupati Jombang H Warsubi SH Msi
Semoga niat dan hajatnya terkabulkan , di beri kekuatan serta kesabaran dalam menjalankan roda Pemerintahan di Kabupaten Jombang ,, tutur Sami’an
Dari pantauan awak media Radarposnusantara.id di lokasi gelar acara berbagi zakat keluarga berlangsung tertib dan penuh hikmad. Semoga keluarga besar H Warsubi SH Msi dan H Agung Wicaksono mendapat Ridho dari Alloh SWT yang nantinya mendapat balasan yang berlipat ganda,amin
Maju sejahtera untuk semua mbangun deso noto kutho
( Red+Tim )
Berita Terkait
*Pengamat Sosial: Meningkatnya Kepercayaan Publik Bukti Reformasi Polri Mulai Diakui Masyarakat* Jakarta – Hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencapai 82,4 persen mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan persepsi positif masyarakat terhadap institusi kepolisian. Pengamat sosial Hizkia Darmayana menilai kenaikan tingkat kepercayaan tersebut mencerminkan bahwa berbagai langkah pembenahan yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat. “Naiknya tingkat kepercayaan publik hingga 82,4 persen merupakan bukti bahwa masyarakat mulai merasakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri. Reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan profesionalisme anggota memberikan dampak positif terhadap persepsi publik,” ujar Hizkia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2026). Menurut Hizkia, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting bagi institusi penegak hukum dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, peningkatan kepercayaan tersebut harus dibarengi dengan komitmen untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan. Ia juga menilai hasil Survei Litbang Kompas menjadi bentuk apresiasi masyarakat terhadap proses transformasi yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut patut dijadikan penyemangat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. “Kepercayaan publik dibangun melalui kerja nyata dan harus terus dipertahankan. Dengan menjaga integritas, meningkatkan pelayanan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, Polri akan semakin memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik di masa mendatang,” katanya. Lebih lanjut, Hizkia menilai hasil survei yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen memperlihatkan semakin positifnya penilaian masyarakat terhadap kinerja institusi dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum. Peningkatan tersebut juga menjadi indikator bahwa upaya reformasi internal dan penguatan profesionalisme di tubuh Polri semakin memperoleh pengakuan dari publik.